Pilih Halaman

Otsus Papua Bukan Produk Gagal, Hanya Perlu Evaluasi dan Perbaikan

oleh | 29 Sep,20 | Hukum & Kriminal

Manokwari, Semarak.News – Kepala Suku Ibrahim Dowansiba wilayah Andai, Distrik Manokwari Selatan (Mansel) menilai bahwa pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) di Papua Barat, tidak gagal dan sudah memberikan kontribusi pembanngunan di daerah.

Menurutnya, masyarakat Papua, membutuhkan Otsus untuk keberlanjutan pembangunan, namun dengan catatan harus ada evaluasi sehingga jika diberikan lagi, pelaksanaan Otsus Jilid 2 dapat lebih baik.

Bagi dia, bila ada yang berteriak menolak Otsus, itu hanya sebagian masyarakat yang barangkali digandrungi kepentingan politik tertentu.

“Saya mendengar ada sebagian masyarakat mengatakan mau tolak Otsus, akan tetapi mereka hanya bicara banyak saja tapi mereka sendiri tidak mengerti bagaimana cara membangun Papua dan membuat masyarakat menjadi senang dan kebutuhan hidup bisa cukup,” ujarnya kepada wartawan di Sowi, kemarin.

Menurutnya, Otsus yang diberikan merupakan upaya Pemerintah Pusat yang sudah memikirkan bagaimana bisa membangun dan mensejahterakan masyarakat di Papua dan ini sudah terbukti.

“Masyarakat yang ada di kampung-kampung masih mengharapkan Otsus, jadi kalau ada yang mau tolak Otsus mengungki mereka itu ada kepentingan politik,” ujarnya.

Baca Juga  KEKERASAN 2 ANGGOTA POM TERHADAP 1 OAP DI PAPUA

Sebagai kepala suku, dirinya sedirinya mendukung Otsus Jilid 2 untuk dilanjutkan. Baginya, program Otsus tidal gagal, namun bila ada kekurangan perlu diperbaiki, bukan ditolak.

“Saya sebagai salah satu kepala suku secara pribadi mendukung Otsus Jilid dua untuk dilanjutkan, saya menyampaikan program Otsus tidak pernah gagal, tapi kalau ada kekurangan itu kita akui bersama dan inilah yang perlu diperbaiki serta masalah ini urusan pemerintah baik pusat maupun daerah,” ujarnya.

Dirinya merasa, semua elemen masyarakat sudah merasakan program Otsus, hanya saja, yang merasakan banyak dan ada yang sedikit.

“Semua masyarakat sebenarnya sudah merasakan program Otsus, cuma ada yang merasakan banyak dan ada yang sedikit. Selain itu, kita OAP masih banyak yang belum bisa memanfaatkan dana Otsus dengan sebaik-baiknya jadi habis begitu saja, karena punya pikiran bahwa bantuan ada terns. Jadi pada intinya program Otsus harus dilanjutkan dan kalau ada yang mau tolak tinggalkan raja tidak usah diperhatikan, karena mayoritas masyarakat ini mendukung program Otsus,” ujarnya.

Baca Juga  Pelabelan KST Papua Efektif Tegakkan Hukum

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung Otsus Jilid II dan program pemerintah lainnya serta menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif serta tidak mudah percaya terprovokasi isu-isu tentang menolak Otsus dan meminta referendum.

Sumber: Tabura Pos

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments