Pilih Halaman

Maybrat Miliki Potensi Wisata Alam yang Mempesona

oleh | 5 Des,20 | Wisata

Maybrat, Semarak.News – Selain Gunung Petik Bintang di bagian utara Aifat, Danau Uter di Aitinyo dan Danau Framu di Ayamaru yang saat menjadi ikon wisata unggulan, Kabupaten Maybrat juga memiliki potensi wisata alam yang sampai saat ini belum familiar di telinga masyarakat umum yakni Air Terjun Yae di Kampung Seya, maupun spot-spot permandian yang bisa memanjakan wisatawan yang berkunjung.Ruben Isir, Sorong.

Terletak di sebelah utara Kabupaten Maybrat, Kampung Seya Distrik Mare menyimpan begitu banyak potensi wisata alam, namun belum terakses masyarakat luas. Sebut saja wisata alam Air Terjun Yae, Air Terjun Rufta Nao, Air Terjun Tahan di Kampung Seya. Kali Ontofat yang dikenal dengan sebutan Kali Ombak, Kali Yahoo, Kali Wrik Sayuo di Kampun Seni. Selain itu, wisata alam pemandangan Kali Biru yang mengalir keluar dari dalam Goa Wxit di Maintyie Seya, derasnya Kali Kuom Wakut dan Waban yang terus bergemuruh seakan memberi jawaban kepada kita bahwa sungguh indah dan mempesona maha karya ciptaan Tuhan di bumi A3 Maybrat.

Sayangnya, akses untuk menjangkau spot-spot wisata alam nan mempesona ini tidak sebagus akses menuju Danau Uter, Kali Framu maupun Gunung Petik Bintang. Dimaklumi, mengingat Maybrat merupakan salah satu kabupaten yang belum lama dimekarkan. Selain itu, kondisi politik local di Kabupaten Maybrat yang beberapa waktu lalu tidak stabil, serta konflik ibukota pemerintahan yang sempat berlarut-larut, berimbas pada kebijakan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang tidak optimal.

Kendati demikian, bukan berarti tidak ada upaya dari permerintah daerah Kabupaten Maybrat. Puji Tuhan, sesuai janji dan komitmen Bupati Maybrat Drs. Bernard Sagrim,MM bahwa upayanya untuk mewujudkan pembangunan ruas jalan strategis nasional yang telah diusulkan ke Kementerian PUPR sejak tahun 2015 lalu, yakni akses yang mennghubungkan Ayamaru, Mare, Feef (Tambrauw), ruas Jalan Susumuk, Ayata Moskona (Kabupaten Teluk Bintuni) dan ruas Jalan Ayamaru Bolmalit Teminabuan (Sorong Selatan) telah disetujui dan rencana eksekusi pembangunan dimulai tahun 2021.

Ketua Yayasan OYO Papua, Samuel Asse Bless dan rekanya Yunus Yumthe menjelaskan, bahwa jauh sebelum Indonesia merdeka, para peneliti asal Belanda melakukan ekspedisi sekaligus pemetaan wilayah onder afdeling (wilayah pemerintahan distrik), lalu mendokumentasikan obyek wisata alam di wilayah tersebut untuk dipamerkan dan mendapat pujian dalam iven-iven internasional seperti di Italia, Inggris, Swedia maupun di Kerajaan Belanda.

Mendorong agar potensi pariwisata yang sudah mendunia namun belum terkenal di dalam negeri sendiri tersebut, yayasan OYO Papua lanjut Samuel Asse Bless, bekerja sama dengan Yayasan Echols, sejak 2016 mengeksporasi potensi wisata alam di wilayah Maybrat. Agar terus mendapat dukungan pemerintah, dosen di salah satu universitas swasta di Kota Sorong Sorong ini, pihaknya telah menggagas seminar dengan tajuk Mare dan Mare Selatan, Antara Prospek dan Kendala yang dihadapi, digelar di Suswa pertengahan November lalu.

“Hasil seminar tersebut telah mendapat respon positif dari pemerintah dan puji Tuhan, dari penjelasan Bupati Maybrat bahwa mulai tahun 2021 akses jalan trans nasional dari Ayamaru-Feef melalui Mare jika sudah terbangun baik, kami optimis wisatawan tidak hanya wisatawan lokal dan domestik, tetapi wisatawan mancanegara juga akan tertarik untuk menikmati indahnya kekayaan alam di Bumi A3 Maybrat,” kata Samuel Asse Bless.

Sumber: https://www.radarsorongnews.com/maybrat-kaya-potensi-wisata-alam-nan-mempesona/

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments